Kamis, 13 Oktober 2011

Perilaku Menelpon yang Kurang Tepat





      Mengutip dari buku 152 Tip seputar ponsel karya   Nailul HD, salah satu riset di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa laki-laki yang menggunakan ponsel selama 4 jam setiap harinya akan mengalami kekurangan jumlah sperma sebanyak 40 % dibandingkan laki-laki yang menggunakan ponsel kurang dari 4 jam. Penelitian diatas tentu bukan bermaksud untuk menakut-nakuti. Namun, untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang dapat menimpa Anda, ada beberapa perilaku menggunakan ponsel yang sebaiknya dihindari :::

1. Asal Menyimpan Ponsel

Jika Anda yang termasuk menderita arrhythmia (tak memilii irama jantung yang tetap) atau jantung yang tak berfungsi secara sempurna, sebaiknya tak meletakkan ponsel menggantung dibagian dada.
Selain itu, sebaiknya Anda pun tak terlalu seringmeletakkan ponsel di kantung celana, dekat bagian pinggang, atau sisi perut. Sebab radiasi yang muncul, dikhawatirkan akan mempengaruhi tingkat dan fungsi kesuburan. Salah satu solusi yang paling aman adalah menyimpan ponsel dengan meletakkannya di dalam tas yang di bawa.

2. Tempelkan Ponsel di Telinga

Jika iya, sebaiknya Anda mulai mengubah kebiasaan tersebut. Sebab, ada kekhawatiran ketika ponsel sedang melakukan panggilan, akan mengeluarkan radiasi yang lebih kuat. Ketika nomor sudah tersambung pun, sebaiknya Anda tak berlama-lama menelpon. Apalagi jika sedang menelpon, tba" sinyal ponsel melemah.
Solusinya, ketika akan menelpon, sebelum benar" tersambung sebaiknya Anda tak menempelkan ponsel ke telinga. Lalu ketika akan menelpon dalam waktu  yang lama, ada baiknya Anda menggunakan bantuan earphone.

3. Mondar-mandir ketika menelpon

Biasanya hal ini dilakukan dilakukan bagi mereka yang sibuk atau tak mau pembicaraannnya didengan orang lain. Jika Anda termasuk orang seperti ini, sebaiknya mulai mengubah kebiasaan tersebut. Ketika Anda menelpon sambil mondar-mandir, sinyal ponsel akan mengalami ketidakstabilan. Hal ini dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan Anda.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar